Berita Desa

Mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin Hadirkan Kelas Bahasa Inggris Interaktif di SD Inpres Kassiloe untuk Membuka Wawasan Global Sejak Dini

Balumbung - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin kembali menghadirkan program edukatif bagi masyarakat Desa Balumbung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. Melalui kegiatan Kelas Bahasa Inggris Interaktif, mahasiswa berupaya memperkenalkan dasar-dasar bahasa Inggris sekaligus menanamkan wawasan kewarganegaraan global kepada siswa SD Inpres Kassiloe sebagai bekal menghadapi perkembangan dunia yang semakin terbuka.

Program ini diinisiasi oleh Andi Rezki Amalia Ramadhani, mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Universitas Hasanuddin. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas IV, V, dan VI SD Inpres Kassiloe yang diberikan pembelajaran bahasa Inggris dasar menggunakan metode yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami sesuai dengan usia peserta didik.

Pelaksanaan kegiatan dikemas melalui berbagai aktivitas edukatif, seperti permainan (games), simulasi interaktif, pengenalan kosakata (vocabulary), latihan percakapan sederhana, serta diskusi ringan yang mendorong partisipasi aktif siswa. Pendekatan tersebut bertujuan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga siswa lebih percaya diri dalam mengenal dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional.

Selain meningkatkan kemampuan dasar berbahasa Inggris, program ini juga memperkenalkan nilai-nilai kewarganegaraan global, seperti sikap toleransi, rasa ingin tahu terhadap budaya lain, kemampuan berkomunikasi, serta pentingnya menghargai keberagaman sebagai bagian dari masyarakat dunia.

Menurut Andi Rezki Amalia Ramadhani, pembelajaran bahasa Inggris sejak usia dini memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri dan memperluas wawasan anak terhadap perkembangan global.

"Melalui program ini, kami berharap siswa kelas IV hingga VI SD Inpres Kassiloe tidak hanya berani berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berwawasan luas, memiliki sikap toleran, serta siap menghadapi tantangan global di masa depan," ujarnya.

Kepala SD Inpres Kassiloe menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, metode pembelajaran yang diterapkan mahasiswa KKN-T mampu menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan sehingga siswa terlihat lebih antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin atas dedikasinya menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif dan menarik. Kehadiran program ini memberikan pengalaman belajar yang baru bagi siswa-siswi kami. Semoga semangat belajar bahasa Inggris dan nilai-nilai positif yang telah ditanamkan dapat terus berkembang dan menjadi bekal bagi mereka di masa depan," ungkap Kepala SD Inpres Kassiloe.

Program Kelas Bahasa Inggris Interaktif ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Desa Balumbung. Melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif dan partisipatif, diharapkan siswa semakin termotivasi untuk belajar, berani berkomunikasi, serta memiliki kesiapan menghadapi tantangan pendidikan dan perkembangan global di masa mendatang.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Desa, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan pembelajaran yang inklusif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta didik. Selain itu, program ini turut memperkuat kolaborasi antara Universitas Hasanuddin, Pemerintah Desa Balumbung, dan SD Inpres Kassiloe dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berdaya saing.

Beri Komentar

CAPTCHA Image